Wednesday, November 14, 2012

Tugas MSDM kuliah on-line Staffing


1.       Coba anda buat resume secara detail tentang materi staffing!
2.       Apa yang ada ketahui tentang staffing ? Jelaskan dengan contoh kasus?
3.       Jelaskan yang dimaksud perekrutan internal dan eksternal!
4.       Bagaimana proses perekutan dan seleksi diadakan HRD

Jawab :
11    Staffing adalah proses atau serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh HRD untuk menempatkan karyawan pada posisi atau jabatan tertentu.
Proses tersebut diantaranya adalah :
a)      Recruitment
·         Recruitment internal (mutasi, promosi, upgrading, dll)
·         Recruitment ekternal (media, on line, job fairs)
·         Alternative recruitment I (outsourching, tenaga kerja lepas)
·         Alternative recruitment II (PEO, lembur dg ketentuan UU tenaga kerja)
b)      Seleksi
·         Wawancara awal
·         Review lamaran
·         Tes seleksi (cognitive test, psikomotor test, tes kepribadian, tes kesehatan, dll)
22    Staffing adalah proses atau serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh HRD untuk menempatkan karyawan pada posisi atau jabatan tertentu.
Contoh kasus:
Perusahaan Aurora adalah perusahaan baru yang akan melakukan grand opening di awal tahun, sehingga perlu diadakannya staffing. Oleh sebab itu HRD melakukan serangkaian kegiatan staffing. Yaitu dengan melakukan recruitment secara internal, dan eksternal. Setelah batas waktu yang ditentukan, kemudian diantara pelamar” yang mendaftar diadaakanlah seleksi cv yang sesuai dengan kriteria.
Setelah proses ini dilakukan serangkaian tes. Diantaranya adalah tes wawancara, tes kemampuan dan pengetahuan, tes kepribadian, dan tes kesehatan.
Hasil seleksi lah yang akan menentukan posisi” yang sesuai dengan kemampuan karyawan.
33    Perekrutan internal dan ekternal dibedakan berdasarkan asal sumber daya manusia yang didapatkan.
Seleksi internal berasal dari penempatan posisi jabatan yang berasal dari karyawan yang memang telah berada dalam perusahaan tersebut, dapat berupa mutasi, promosi jabatan dll.
Seleksi eksternal adalah seleksi dimana karyawan yang didapatkan benar” berasal dari luar wilaya perusahaan, dimana penempatan posisi betul” berdasarkan kemampuan karyawan itu sendiri.
44    Proses seleksi yang dilakukan HRD tergantung dari system dan metode yang disepakati, tpp dalan memakukan seleksi HRD harus bekerjasama dengan department” terkait yang membutuhkan tenaga kerja, department tsb memberikan kualifikasi dan kebutuhan” tenaga yang kemudian dianalisa oleh HRD dan proses yang dilakukan HRD disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Contoh perusahaan aurora membutuhkan 19 orang karyawan untuk 5 org FB service, 5 orang FB product, 2 orang bartender, 5 orang Front Desk, 1 orang Restaurant supervisor,  1 orang Bell boy.
Sehingga itulah acuan yang digunakan oleh HRD dalam proses seleksi.

Saturday, October 13, 2012

Tugas M.I.C.E ke-3

SEE JAKARTA, JOGYAKARTA AND ITS FASCINATING

Diakhir kegiatan suatu convention tingkat dunia di bidang travel bisnis yang membicarakan pembinaan dan pengembangan industri pariwisata di belahan Asia Pasific. Maka sebagian peserta konvensi masih berada di Jakarta dan Jogyakarta.
Jumlah peserta yang masih tinggal di kedua kota tersebut berjumlah lebih kurang 210 orang (Jakarta 140 orang; Jogyakarta 70 orang).

Para peserta yang masih berada di kedua kota tersebut masih mencari alternative untuk lebih dan memahami Indonesia dari berbagai segi baik secara kultur, alam dan lingkungan hidup yang saat ini menjadi issues internasional, dan peserta tersebut ingin mencari option untuk mengisi kegiatan yang berkualitas.
Oleh karena itu para peserta tersebut masih memanfaatkan hubungan dengan Organizer konvensi  yang bertanggungjawab dalam pelaksanaan pertemuan tersebut. Dengan demikian pertanyaan banyak muncul dan berdatangan kepada penyelenggaraan yang berkaitan dengan topik-topik tour, rekreasi, shopping, entertainment dan hal-hal lain yang berhubungan.
Sebagai gambaran profil   dari peserta yang berjumlah 210 orang tersebut adalah :
1.    Jenis kelamin 60% pria dan 40%  wanita.
2.    Rentang Usia 12,8% 35-45 tahun; 42,2% 46-59 tahun; 30,5% 60-65 tahun; 15,5% over 65 tahun.
3.    Pekerjaan 36% Executive; 23% Ilmuwan; 22% Entrepreneur; 16% Government Official; 3% Student.
4.    Kebangsaan 35% Asia; 25% Eropa; 20% Amerika; 6% Timur Tengah; 5% Afrika; 9% Lainnya.
5.    Income 5% 2000-4000 US$; 10% 4001-6000 US$; 45% 6001-8000 US$; 25% 8001-10.000 US$; 15% Over 10.000 US$
Untuk mengisi kegiatan optimal para peserta seminar dan dalam upaya memberikan pengalaman yang berkualitas dan bernilai kepada mereka mengennai Indonesia, maka penyelenggara konvensi dimintakan perannya sebagai tour organizer untuk dapat merencanakan  paket-paket jangka pendek kepada seluruh peserta.


“SEE JAKARTA, JOGYAKARTA AND ITS FASCINATING”
Menyusun dan merencanakan seri kegiatan rekreasi yang berhubungan dengan entertainment, shopping dan fasilitas lainnya’
Paket tour yang saya tawarkan kepada peserta convention event yang masih berada di dua kota yaitu jakarta dan jogyakarta adalah sebagai berikut:
Untuk para peserta convention yang berada dijakarta berjumlah 140 orang akan melakukan perjalanan wisata meliputi :
·                     Museum Nasional
·                     Museum Fatahillah
·                     Cafe Batavia
·                      Batik Pal Batu
Untuk para peserta convention yang berada di jogyakarta berjumlah 70 orang akan melakukan perjalanan wisata meliputi;
·                     Kawasan gunung merapi
·                     Pantai parangtritis
·                     Keraton jogyakarta
·                     Candi prambanan
·                     Kawasan belanja malioboro
·                     Rumah makan khas jogyakarta
Dan berikut ini adalah jadwal tur yang akan dilakukan para peserta convention selama berada dikota jakarta, dan jogyakarta


TOUR ITINERARY

Disiapkan untuk  :  Peserta Konvention Event                                       Durasi           : 1 hari
Jenis tour             : Jakarta  Package Tour                                              Jumlah Pax    : 140 orang
Day/ Date
Place
Time
Itinerary
Jumat, 19 Okt 2012
Jakut/jakpus




Jakpus



Jakpus



Jakpus


Jakpus

Jakpus/jaksel




jaksel



08.00




09.25



11.05



12.45


13.00

14.00




18.05
Berangkat dari hotel menuju museum nasional,sebuah museum yang terkenal dengan nama museum gajah yang mengoleksi peninggalan prasejarah dan sejarah.

Meninggalkan museum nasional menuju monas, sebuah monumen berketinggian 135M dengan lidah api terbuat dari monas seberat  50 Kg.

Melanjutkan perjalanan menuju museum fatahillah,sebuah museum yang megoleksi peninggalan sejarah kota jakarta.

Meninggalkan museum fatahillah menuju cafe batavia untuk makan siang.

Makan siang

Melanjutkan perjalanan lagi menuju kampung batik pal batu sebuah perkampungan batik betawi yang berada di pusat agrobisnis kota jakarta.

Kembali ke hotel




TOUR ITINERARY

Disiapkan untuk   :  Peserta Konvenstion Event                                    Durasi           : 2 hari
Jenis tour              : Jogjakarta  Package Tour                                     Jumlah Pax    : 70 orang
Day / Date
Place
Time
Itenerary
Sabtu,  19 Okt 2012
Jogja



Jogja


Jogja




Jogja



Jogja


Jogja

Jogja


08.00



12.15


13.20




17.30



20.15


21.15

22.00
Berangkat dari hotel menuju kawasan gunung merapi, sebuah gunung yg masih aktif dan disan kita bisa mengunjungi korban gunung merapi.

Meninggalkan kawasan gunung merapi menuju rumah makan untuk makan siang.

Melanjutkan perjalanan menuju pantai parangtritis, pantai yang berada di selatan pulau jawa dengan ombak yang cukup tinggi, cocok untuk berselancar.

Meninggalkan pantai parangtritis menuju keraton jogjakarta, mempelajari sejarah kota jakarta dan melihat pertunjukan sendra tari ramayana.

Meninggalkan keraton menuju rumah makan untuk makan malam

Melanjutkan perjalanan menuju hotel

Tiba di hotel
Minggu, 20 Okt 2012
Jogja



Jogja


Jogja

Jogja


Jogja

Jogja
08.00



10.30


12.10

13.00


15.00

16.00
Berangkat dari hotel menuju candi prambanan, merupakan candi sejarah peninggalan jaman hindu-budha.

Meninggalkan candi prambanan menuju bakpia djava , pusat oleh jajanan bakpia khas jogja

Melanjutkan perjalanan unutk makan siang

Meninggalkan rumah makan menuju malioboro, sebuah tempat oleh oleh khas jogjakarta.

Melanjutkan perjalanan menuju hotel

Tiba di hotel, tour selesai


Aktifitas lainnya yang dapat dilakukan para peserta tour adalah :

·                     highing gunung merapi
·                     surving dipantai parangtrisis dan beberapa permainan dan lomba seperti volli pantai,dll
·                     wisata belanja dan makanan ciri khas daerah tersebut.
·                     mengikuti kegiatan-kegiatan didalam keraton.dll












Saturday, September 29, 2012

Laporan Kunjungan Kemenparekraf

TUGAS M.I.C.E 1


LAPORAN KEGIATAN KUNJUNGAN KEMENTRIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF


JENIS KEGIATAN

            Kegiatan yang diselenggarakan dapat digolongkan ke dalam bentuk konvensi dengan nama acara ”Penghargaan Toilet Bersih Taman Rekreasi Buatan”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama dengan Asosiasi Toilet Indonesia, media televisi dan berbagai pihak pendukung. Acara tersebut berupa penganugerahan yang diberikan sebagai apresiasi terhadap pihak – pihak pengelola taman rekreasi di seluruh Indonesia. Dimana penilaian dan penghargaan tersebut diberikan kepada taman – taman rekreasi yang memiliki toilet yang bersih. Sebagai bahan pertimbangan bahwa toilet adalah fasilitas penunjung yang berperan penting dalam setiap taman rekreasi sebagai sarana yang diberikan kepada pengunjung.

WAKTU DAN TEMPAT

Kegiatan Penghargaan Toilet Bersih Taman Rekreasi ini dilakansanakan pada 27 September 2012, diselenggarakan oleh pihak Kementian Pariwisata dan Ekonomi  Kreatif yang bekerja sama dengan STP Sahid sebagai undangan. Bertempat di gedung sapta pesona, Balairung Convension Center.
Untuk kegiatan penghargaan sendiri diadakan pada pukul 14.00 wib, yang diikuti oleh enam belas provinsi, dan terbagi menjadi tiga kategori yaitu, kategori pemerintah, kategori pemerintah, kategori waterboom dan diakhiri pada pukul 16.00 wib.

PESERTA KEGIATAN

Kegiatan ini diikuti oleh Naning S. Adiwoso (Ketua Asosiasi Toilet Indonesia –ATI), Eni Budiardjo (Asosiasi Toilet Indonesia – ATI ), Sudaryatmo (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia –YLKI ), Gunawan Wibisono (Penghimpuan Usaha Taman Rekreasi –PUTRI), Hasanudin Harahap (Asosiasi Pengusaha Hiburan Indonesia –ASPEHINDO), Hawwid Raden (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia –GIPI), Hilda Sabri (Bisnis Indonesia), Nani Sumaryati (Pemerhati Toilet Indonesia), dan Titiek Ediati (Pemerhati Toilet Indonesia).
Dan undangan yang mewakili peserta dari 16 provinsi dengan jumlah 62 taman rekrasi buatan, beserta undangan dari beberapa sekolah tinggi pariwisata, salah satunya STP Sahid sebagai bagian pembelajaran mengenai pelaksanaan event yang baik sesuai dengan materi yang diberikan di bangku perkuliahan. Serta didampingi oleh Perwakilan Ketua Jurusan Perhotelan.


MAKSUD DAN TUJUAN

            Diselenggarakannya kegiatan ini memiliki maksud dan tujuan utama dalam bidang pendidikan dan kemampuan mahasiswa untuk membuat event. Sehingga mahasiswa dapat diberikan contoh secara langsung melalui acara yang dihadiri dan terkait dengan pengimplementasian materi yang diberikan diperkuliahan.
            Selain itu mahasiswa mampu mengamati komponen apa saja yang harus dipenuhi demi terselenggaranya event yang baik. Sebab sebagai pekerja profesional dalam bidang perhotelan tidak hanya ilmu secara teori yang dibutuhkan melainkan praktek secara langsung juga pengalaman dari berbagai hal yang penting sebagai nilai tambah saat terjun ke industri secara langsung, terutama ilmu dalam mengadakan event yang akan banyak terselenggara di hotel.


KEGIATAN ”PENGANUGERAHAN TOILET BERSIH TAMAN REKREASI”
            Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) khususnya Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata akan memberi penghargaan Sapta Pesona Toilet Umum Bersih di Taman Rekreasi Buatan.
Penghargaan ini melanjutkan dari penghargaan Toilet Umum Bersih yang pernah diraih oleh Bandara, Museum, dan Kebun Binatang pada tahun 2007 lalu.Tahun ini juri yang dipercaya untuk menilai toilet umum bersih di antaranya Naning S. Adiwoso (Ketua Asosiasi Toilet Indonesia –ATI), Eni Budiardjo (Asosiasi Toilet Indonesia – ATI ), Sudaryatmo (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia –YLKI ), Gunawan Wibisono (Penghimpuan Usaha Taman Rekreasi –PUTRI), Hasanudin Harahap (Asosiasi Pengusaha Hiburan Indonesia –ASPEHINDO), Hawwid Raden (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia –GIPI), Hilda Sabri (Bisnis Indonesia), Nani Sumaryati (Pemerhati Toilet Indonesia), dan Titiek Ediati (Pemerhati Toilet Indonesia).
Firmansyah Rahim, Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata mengatakan bahwa penilaian Penghargaan Sapta Pesona Toilet Umum Bersih ini untuk di taman rekreasi buatan 2012 akan dimulai dilaksanakan pada 14 Mei 2012 sampai dengan 9 September 2012 di 16 provinsi dengan jumlah 62 taman rekrasi buatan .Sedangkan pemberian Penghargaan Sapta Pesona Toilet Umum Bersih akan diberikan pada 27 September 2012.
Firmansyah Rahim yang didampingi Bakri, Direktur Pemberdayaan Masyarakat juga berharap dengan diselenggarakannya kegiatan Penilaian Toilet Umum Bersih di Taman Rekreasi Buatan akan mendorong masyarkat untuk lebih peduli dalam menggunakan Toilet Umum dan kepada para pengelola toilet dituntut agar selalu merawatnya dan menjaga keberishan dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kepada paea wisatawab baiki dosmetik maupun mancannegara.
Sementara Sudaryato dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menambahkan kenapa YLKI ikut dilibatkan sebagai juri, karena YLKI sering menampung pengaduan masyarakat terkait pelayanan toilet umum. Jadi YLKI punya data untuk penilaian terhadap toilet umum, tidak sebatas pada nilai kebersihan, tapi juga tentang perawatan hingga desainnya.

Berdasarkan sumber diatas, berdasarkan materi yang diajarkan, dan studi langsung yang penulis lakukan berikut adalah aspek – aspek yang harus diperhatikan dalam keberhasilan acara terkait, yaitu :
  1. Sebelum Pelaksanaan
·         Pemilihan pembicara
Pembicara yang hadir diantaranya adalah :
a)      Naning S. Adiwoso (Ketua Asosiasi Toilet Indonesia –ATI)
b)      Eni Budiardjo (Asosiasi Toilet Indonesia – ATI ), Sudaryatmo (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia –YLKI ),
c)      Gunawan Wibisono (Penghimpuan Usaha Taman Rekreasi –PUTRI),
d)     Hasanudin Harahap (Asosiasi Pengusaha Hiburan Indonesia –ASPEHINDO),
e)      Hawwid Raden (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia –GIPI),
f)       Hilda Sabri (Bisnis Indonesia), Nani Sumaryati (Pemerhati Toilet Indonesia), dan
g)      Titiek Ediati (Pemerhati Toilet Indonesia).

·         Komunikasi yang tepat
·         Konfirmasi
Dalam acara terkait aspek – aspek ini sudah terpenuhi sehingga saat acara  berlangsung terlihat persiapan yang matang, dimana semua undangan menghadiri acara ini, baik undangan yang bersifat biasa maupun tamu undangan penting, pengisi acara , dan semua pendukung yang terlibat.
  1. Saat Pelaksanaan
·         Prosedur registrasi
Prosedur registrasi berlangsung dengan baik dan terencana, teradapat dua meja yang sudah diatur berdasarkan jeis tamu undangan, sehingga tidak menyebabkan penumpukan peserta dan acara berlangsung secara kondusif.
·         Media distribusi
Dalam acara yang dilangsungan media sangat lah berperan penting. Dalam hal ini media yang digunakan adalah media cetak, media televisi.
  1. Sesudah Pelaksanaan
·         Transportasi
Tanggung jawab pihak pelaksana bukan hanya saat berlangsungnya acara tetapi juga transportasi yang menjamin tamu undangan dapat kembali ke tujuannya masing. Dalam pelaksanaan acara tersebut kami disediakan transportasi yang memadai dan nyaman. Karena pihak STP Sahid pun ikut ambil andil dalam keberhasilan acara. Hal ini merupukan salah satu bentuk kerjasama yang baik.
Dan bila ditinjau dari mekanisme penyelenggaraan acara, terdapat hal –hal yang sangat penting dan membutuhkan perencanaan yang matang, yaitu :
1.      Venue
·         Tata Panggung
Tata Panggung didesain dengan apik dan menarik, dengan warna dasar kuning dan terdapat lambing sapta pesona dan juga umbul – umbul acara yang sedang terselenggara. Disediakan pula podium untuk para pembicara yang diletakan pada sudut kanan bawah panngung.
·         Tata Kursi
Penataan kursi disusun sesuai dengan penataan panggung yang disusun sedemikian rupa dengan tipe teater dengan penyusunan delapan buah kursi di tiap barisannya. Dengan posisi bangku lurus menghadap arah panggung dan kursi VIP pada barisan terdepan.
·         Tata Cahaya
Penataan cahaya pun dirancang dengan baik dan rapi, baik didalam ruangan, sisi dinding maupun penataan cahaya di panggung yang mendukung suasana nyaman dan menciptakan atmosfer yang sesuai dengan tema acara yang sedang berlangsung.
·         Tata Suara dan Visual
Terdapat tim ahli yang khusus mengatur penataan suara dan visual, karena dua hal ini saling terkait dan tidak harus diatur oleh tenaga ahli. Pada acara ini terdapat meja khusus yang dipergunakan sebagai pusat pengaturan. Sehingga dari awal hingga akhir acara semua berjalan dengan lancar dan hanya terdapat sedikit kesalahan teknis yang secara sigap bias teratasi dengan cepat.
2.      Peserta
Peserta dan tamu undangan yang menghadiri acara tersebut juga telah terdaftar sehingga mudah sejak proses registrasi sampai selesai acara. Penataan kursi juga telah disesuaikan dengan jenis tamu dan jumlah tamu undangan.
3.      Panitia
Panitia terlihat selalu melaksanakan kordinasi dengan baik, dan saya sempat melihat proses mereka melaksanakan gladiresik, dan setiap saat melakukan kordinasi sesuai dengan jadwal acara yang telah disusun sebelumnya.
4.      Susunan Acara
·         Penyusunan acara berupa rundown acara telah dipersiapankan secara matang sehingga acara berjalan lancar selama dua jam. Diwaktu yang singkat itu dapat diisi secara maksimal dan tidak terdapat kesalahan karena

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan
  1. Acara ini sangatlah bermanfaat bagi mahasiswa STP Sahid sebagai ilmu yang nantinya digunakan saat menjalankan suatu event.
  2. Membentuk mahasiswa menjadi lebih kritis dan memiliki pandangan luas karena bentuk kegiatan dengan studi lapangan tingkat efektifitsnya tergantung kepada sudut pandang masing – masing.
  3. Kegiatan studi lapangan berperan penting dalam pembelajaran mahasiswa secara langsung, tidak terpaku pada meteri yang diberikan tetapi juga terdapat gambaran langsung atas ilmu yang dimiliki sehingga pembelajaran lebih efektif.

Saran
  1. Diselengarakannya sistem pengajaran seperti ini secara berkala sebagai bentuk variasi pemberian materi, karena dirasa sistem ini lebih efektif dibangdingkan harus terpaku dengan materi tertulis.
  2. Diperluasnya jaringan dalam pelaksanaan studi lapangan terkait, sehingga tidak hanya berpacu pada satu jenis acara tetapi berbagai jenis , sehingga masasiswa bisa membandingkan dan menelaah lebih jauh lagi.
  3. Pengimpmentasian berdasarkan hasil studi lapangan dengan cara membuat dan mengatur sebuah event.

LAMPIRAN