1. Kenapa wewenang dalam pendelegasian sangat dibutuhkan ? Uraikan jawaban beserta contoh kasus
Pendelegasian itu sendiri adalah bentuk pelimpahan wewenang dan tanggung jawab formal kepada orang lain untuk melaksanakan kegiatan tertentu. Sehingga wewenang adalah hal yang paling penting agar suatu pendelegasian tugas dapat diberikan kepada seseorang, tanpa adanya wewenang pendelegasian tugas tidaklah sah dan tidak harus dilaksanakan.
Contoh kasus :
Seorang General Manager pada minggu kedua dibulan Juli harus mengikuti seminar di Perancis demi kemajuan hotelnya, sehingga selama ia bertugas diluar negeri nanti GM mendelegasikan tugasnya kepada Resident Manager untuk menghandle semua tugas dan tanggung jawabnya disamping pekerjaan pokok RM itu sendiri.
2. Apa yang anda ketahui tentang pendelegasian ? uraikan jawaban anda
Pendelegasian adalah bentuk wewenang yang merupakan proses pembagian kerja,pengelompokan tugas seorang manajer sedemikian rupa, sehingga akhirnya manajer hanya mengerjakan bagian pekerjaan yang tidak dapat diserahkan kepada para bawahannya, berhubung posisinya dalam organisasi. Dengan pendelegasian ini, maka bawahan akan mempunyai wewenang untuk melaksanakan tugas – tugasnya.
3. Kenapa pendelegasian perlu dilakukan dalam organisasi ? berikan contoh jawaban anda
Pendelegasian wewenang merupakan sesuatu yang vital dalam organisasi. Atasan perlu melakukan pendelegasian wewenang agar mereka bisa menjalankan operasi manajemen dengan baik. Selain itu, pendelegasian wewenang adalah konsekuensi logis dari semakin besarnya organisasi. Bila seorang atasan tidak mau mendelegasikan wewenang, maka sesungguhnya organisasi itu tidak butuh siapa-siapa selain dia sendiri.
Bila atasan menghadapi banyak pekerjaan yang tak dapat dilaksanakan oleh satu orang, maka ia perlu melakukan delegasi. Pendelegasian juga dilakukan agar manajer dapat mengembangkan bawahan sehingga lebih memperkuat organisasi, terutama di saat terjadi perubahan susunan manajemen.
Contoh kasus :
Dalam suatu Organisasi besar Direktur Utama memiliki tugas untuk memberikan pengarahan kepada staff-staffnya dalam hal kinerja setahun kedepan, namun dihari yang sama beliau juga ada undangan untuk menghadiri rapat yang akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan organisasinya. sehingga dalam hal ini Direktur Utama dari organisasi ini mendelegasikan tugas kepada wakilnya untuk menhadiri seminat tersebut.
4. Bagaiamana cara mendelegasikan tugas kepada para bawaan ? jelaskan
Cara Pendelegasian Kepada Bawahan
1. Menerangkan dengan jelas rencana-rencana dan kebijaksanaan-kebijaksanaan,artinya seorang pegawai bawahan akan menyusun rencana-rencana menurut petunjuk atasannya. Atasan memberikan penuntun kea rah pemikiran dan rencana-rencana yang tersedia yang dapat mempengaruhi bidang pengambilan keputusan.
2. Perincikan tugas-tugas pekerjaan dan wewenang secara jelas.
3. Memilih orang yang tepat untuk pekerjaan yang ditugaskan, artinya penempatan orang pada tugas yang tepat.
4. Peliharalah garis-garis komunikasi yang terbuka.
5. Tetapkanlah alat-alat pengendalian yang sempurna.
6. Berikanlah ganjaran bagi delegasi yang efektif dan penggunaan wewenang yang sukses.
7. Adakanlah human relations yang baik, agar jurang sosial budaya di perkecil.
5. Sebutkan sebab-sebab kegagalan dalam pendelegasian tugas ? sebutkan dan jelaskan beserta contohnya
Penyebabnya adalah pimpinan tidak bisa memenuhi asas-asas pendelegasian, yaitu
ASAS PENDELEGASIAN WEWENANG
Dalam pendelegasian wewenang perlu di perhatikan beberapa asas dasar, antara lain :
1. Asas delegasi atas hasil yang diharapkan ;
2. Asas penentuan fungsi atau kejelasan tugas ;
3. Asas rantai berkala ;
4. Asas tingkat wewenang ;
5. Asas kesatuan komando ;
6. Asas keseimbangan wewenang dan tanggung jawab ;
7. Asas pembagian kerja ;
8. Asas efisiensi
Contoh kasus :
Seorang Executive Chef mendapat pelatihan di Belanda selama 1 minggu, sehingga harus mendelegasikan tugasnya kepada asistennya. Namun ada beberapa asas yang tidak dipenuhi yaitu asas penentuan fungsi atau kejelasan tugas, sehingga asisten tersebut kualahan dalam penanganan saat menggantikan tugas-tugas dan tanggung jawab Ex. chef itu karena tidak adanya kordinasi yang baik mengenai penentuan fungsi atau kejelasan tugas yang mengakibatkan kegagalan dalam pendelegasian tugas tersebut.
Monday, June 20, 2011
Monday, June 13, 2011
Materi Koordinasi
1. Penyebab terjadinya kegagalan dalam kordinasi.
Penyebab utamanya adalah kurangnya komunikasi atau miss communication.
miss communication itu sendiri bisa terjadi akibat beberapa faktor seperti : waktu, jarak, hubungan antar individu terkait, dan hal-hal lainnya.
Komunikasi yang tidak efektif akan menyebabkan lambannya tugas yang diberikan dan tidak adanya konfirmasi. Konfirmasi itu sendiri bertujuan untuk menghindari ketidak pastian yang biasanya sering terjadi, sehingga tugas-tugas akan selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Contoh kasus
Suatu organisasi mengadakan acara dan tiap anggotanya memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Agar acara tersebut dapat berjalan lancar koordinasi harus dilakukan dengan baik. Namun saat acaranya berlangsung ada salah satu anggota yang sudah melakukam tugas dan tanggung jawabnya sebagai seksi konsumsi dengan baik namun tidak mengkordinasikan dengan baik sehingga hal-hal kecil seperti jumlah piring kurang. Hal itu menyebabkan acara tersebut sedikit berantakan
2.Keuntungan Koordinasi
keuntungan yang bisa didapat dengan koordinasi adalah, diantaranya :
Lancarnya segala urusan yang akan dijalankan,
Selain itu juga dapat memudahkan tiap-tiap individu mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,
Mengetahui kepada siapa seseorang harus mempertanggung jawabkan pekerjaannya,
Memudahkan suatu tugas karna dikerjakan sesuai dengan unitnya masing-masing,
Menyadarkan rasa tolong menolong,
Menghindari keterlambatan tugas,
Menciptakan rasa kebersamaan,
Menghidari rasa ketidakpastian,
Lebih yakin dengan apa yang di kerjakan karna sesuai dengan unitnya.
3. Hal-hal yang perlu dikoordinasikan antar Departemen Fo dengan Departemen Purchasing
1. Koordinasi mengenai barang-barang operasional yang benar-benar dibutuhkan dan sesuai dengan kebutuhan di FO.
Hal ini dimaksudkan agar barang-barang yang dibeli benar-benar sesuai dengan kebutuhan sehingga tidak terbeli dengan percuma ataupun menguntungkan salah satu pihak.
2. Koordinasi dalam membeli barang operasional FO
Hal ini dimaksudkan agar dana yang tersedia dapat dimaksimalkan dan digunakan sesuai dengan yang telah ditentukan dan disesuaikan.
3. Koordinasi atas waktu kedatangan barang operasional yang dibutuhkan FO
Hal ini agar operasional dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan waktu yang telah terjadwalkan. Tanpa terkendala barang-barang yang mengalami keterlambatan.
Penyebab utamanya adalah kurangnya komunikasi atau miss communication.
miss communication itu sendiri bisa terjadi akibat beberapa faktor seperti : waktu, jarak, hubungan antar individu terkait, dan hal-hal lainnya.
Komunikasi yang tidak efektif akan menyebabkan lambannya tugas yang diberikan dan tidak adanya konfirmasi. Konfirmasi itu sendiri bertujuan untuk menghindari ketidak pastian yang biasanya sering terjadi, sehingga tugas-tugas akan selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Contoh kasus
Suatu organisasi mengadakan acara dan tiap anggotanya memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Agar acara tersebut dapat berjalan lancar koordinasi harus dilakukan dengan baik. Namun saat acaranya berlangsung ada salah satu anggota yang sudah melakukam tugas dan tanggung jawabnya sebagai seksi konsumsi dengan baik namun tidak mengkordinasikan dengan baik sehingga hal-hal kecil seperti jumlah piring kurang. Hal itu menyebabkan acara tersebut sedikit berantakan
2.Keuntungan Koordinasi
keuntungan yang bisa didapat dengan koordinasi adalah, diantaranya :
Lancarnya segala urusan yang akan dijalankan,
Selain itu juga dapat memudahkan tiap-tiap individu mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,
Mengetahui kepada siapa seseorang harus mempertanggung jawabkan pekerjaannya,
Memudahkan suatu tugas karna dikerjakan sesuai dengan unitnya masing-masing,
Menyadarkan rasa tolong menolong,
Menghindari keterlambatan tugas,
Menciptakan rasa kebersamaan,
Menghidari rasa ketidakpastian,
Lebih yakin dengan apa yang di kerjakan karna sesuai dengan unitnya.
3. Hal-hal yang perlu dikoordinasikan antar Departemen Fo dengan Departemen Purchasing
1. Koordinasi mengenai barang-barang operasional yang benar-benar dibutuhkan dan sesuai dengan kebutuhan di FO.
Hal ini dimaksudkan agar barang-barang yang dibeli benar-benar sesuai dengan kebutuhan sehingga tidak terbeli dengan percuma ataupun menguntungkan salah satu pihak.
2. Koordinasi dalam membeli barang operasional FO
Hal ini dimaksudkan agar dana yang tersedia dapat dimaksimalkan dan digunakan sesuai dengan yang telah ditentukan dan disesuaikan.
3. Koordinasi atas waktu kedatangan barang operasional yang dibutuhkan FO
Hal ini agar operasional dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan waktu yang telah terjadwalkan. Tanpa terkendala barang-barang yang mengalami keterlambatan.
Subscribe to:
Posts (Atom)