Saturday, September 29, 2012

Laporan Kunjungan Kemenparekraf

TUGAS M.I.C.E 1


LAPORAN KEGIATAN KUNJUNGAN KEMENTRIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF


JENIS KEGIATAN

            Kegiatan yang diselenggarakan dapat digolongkan ke dalam bentuk konvensi dengan nama acara ”Penghargaan Toilet Bersih Taman Rekreasi Buatan”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama dengan Asosiasi Toilet Indonesia, media televisi dan berbagai pihak pendukung. Acara tersebut berupa penganugerahan yang diberikan sebagai apresiasi terhadap pihak – pihak pengelola taman rekreasi di seluruh Indonesia. Dimana penilaian dan penghargaan tersebut diberikan kepada taman – taman rekreasi yang memiliki toilet yang bersih. Sebagai bahan pertimbangan bahwa toilet adalah fasilitas penunjung yang berperan penting dalam setiap taman rekreasi sebagai sarana yang diberikan kepada pengunjung.

WAKTU DAN TEMPAT

Kegiatan Penghargaan Toilet Bersih Taman Rekreasi ini dilakansanakan pada 27 September 2012, diselenggarakan oleh pihak Kementian Pariwisata dan Ekonomi  Kreatif yang bekerja sama dengan STP Sahid sebagai undangan. Bertempat di gedung sapta pesona, Balairung Convension Center.
Untuk kegiatan penghargaan sendiri diadakan pada pukul 14.00 wib, yang diikuti oleh enam belas provinsi, dan terbagi menjadi tiga kategori yaitu, kategori pemerintah, kategori pemerintah, kategori waterboom dan diakhiri pada pukul 16.00 wib.

PESERTA KEGIATAN

Kegiatan ini diikuti oleh Naning S. Adiwoso (Ketua Asosiasi Toilet Indonesia –ATI), Eni Budiardjo (Asosiasi Toilet Indonesia – ATI ), Sudaryatmo (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia –YLKI ), Gunawan Wibisono (Penghimpuan Usaha Taman Rekreasi –PUTRI), Hasanudin Harahap (Asosiasi Pengusaha Hiburan Indonesia –ASPEHINDO), Hawwid Raden (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia –GIPI), Hilda Sabri (Bisnis Indonesia), Nani Sumaryati (Pemerhati Toilet Indonesia), dan Titiek Ediati (Pemerhati Toilet Indonesia).
Dan undangan yang mewakili peserta dari 16 provinsi dengan jumlah 62 taman rekrasi buatan, beserta undangan dari beberapa sekolah tinggi pariwisata, salah satunya STP Sahid sebagai bagian pembelajaran mengenai pelaksanaan event yang baik sesuai dengan materi yang diberikan di bangku perkuliahan. Serta didampingi oleh Perwakilan Ketua Jurusan Perhotelan.


MAKSUD DAN TUJUAN

            Diselenggarakannya kegiatan ini memiliki maksud dan tujuan utama dalam bidang pendidikan dan kemampuan mahasiswa untuk membuat event. Sehingga mahasiswa dapat diberikan contoh secara langsung melalui acara yang dihadiri dan terkait dengan pengimplementasian materi yang diberikan diperkuliahan.
            Selain itu mahasiswa mampu mengamati komponen apa saja yang harus dipenuhi demi terselenggaranya event yang baik. Sebab sebagai pekerja profesional dalam bidang perhotelan tidak hanya ilmu secara teori yang dibutuhkan melainkan praktek secara langsung juga pengalaman dari berbagai hal yang penting sebagai nilai tambah saat terjun ke industri secara langsung, terutama ilmu dalam mengadakan event yang akan banyak terselenggara di hotel.


KEGIATAN ”PENGANUGERAHAN TOILET BERSIH TAMAN REKREASI”
            Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) khususnya Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata akan memberi penghargaan Sapta Pesona Toilet Umum Bersih di Taman Rekreasi Buatan.
Penghargaan ini melanjutkan dari penghargaan Toilet Umum Bersih yang pernah diraih oleh Bandara, Museum, dan Kebun Binatang pada tahun 2007 lalu.Tahun ini juri yang dipercaya untuk menilai toilet umum bersih di antaranya Naning S. Adiwoso (Ketua Asosiasi Toilet Indonesia –ATI), Eni Budiardjo (Asosiasi Toilet Indonesia – ATI ), Sudaryatmo (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia –YLKI ), Gunawan Wibisono (Penghimpuan Usaha Taman Rekreasi –PUTRI), Hasanudin Harahap (Asosiasi Pengusaha Hiburan Indonesia –ASPEHINDO), Hawwid Raden (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia –GIPI), Hilda Sabri (Bisnis Indonesia), Nani Sumaryati (Pemerhati Toilet Indonesia), dan Titiek Ediati (Pemerhati Toilet Indonesia).
Firmansyah Rahim, Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata mengatakan bahwa penilaian Penghargaan Sapta Pesona Toilet Umum Bersih ini untuk di taman rekreasi buatan 2012 akan dimulai dilaksanakan pada 14 Mei 2012 sampai dengan 9 September 2012 di 16 provinsi dengan jumlah 62 taman rekrasi buatan .Sedangkan pemberian Penghargaan Sapta Pesona Toilet Umum Bersih akan diberikan pada 27 September 2012.
Firmansyah Rahim yang didampingi Bakri, Direktur Pemberdayaan Masyarakat juga berharap dengan diselenggarakannya kegiatan Penilaian Toilet Umum Bersih di Taman Rekreasi Buatan akan mendorong masyarkat untuk lebih peduli dalam menggunakan Toilet Umum dan kepada para pengelola toilet dituntut agar selalu merawatnya dan menjaga keberishan dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kepada paea wisatawab baiki dosmetik maupun mancannegara.
Sementara Sudaryato dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menambahkan kenapa YLKI ikut dilibatkan sebagai juri, karena YLKI sering menampung pengaduan masyarakat terkait pelayanan toilet umum. Jadi YLKI punya data untuk penilaian terhadap toilet umum, tidak sebatas pada nilai kebersihan, tapi juga tentang perawatan hingga desainnya.

Berdasarkan sumber diatas, berdasarkan materi yang diajarkan, dan studi langsung yang penulis lakukan berikut adalah aspek – aspek yang harus diperhatikan dalam keberhasilan acara terkait, yaitu :
  1. Sebelum Pelaksanaan
·         Pemilihan pembicara
Pembicara yang hadir diantaranya adalah :
a)      Naning S. Adiwoso (Ketua Asosiasi Toilet Indonesia –ATI)
b)      Eni Budiardjo (Asosiasi Toilet Indonesia – ATI ), Sudaryatmo (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia –YLKI ),
c)      Gunawan Wibisono (Penghimpuan Usaha Taman Rekreasi –PUTRI),
d)     Hasanudin Harahap (Asosiasi Pengusaha Hiburan Indonesia –ASPEHINDO),
e)      Hawwid Raden (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia –GIPI),
f)       Hilda Sabri (Bisnis Indonesia), Nani Sumaryati (Pemerhati Toilet Indonesia), dan
g)      Titiek Ediati (Pemerhati Toilet Indonesia).

·         Komunikasi yang tepat
·         Konfirmasi
Dalam acara terkait aspek – aspek ini sudah terpenuhi sehingga saat acara  berlangsung terlihat persiapan yang matang, dimana semua undangan menghadiri acara ini, baik undangan yang bersifat biasa maupun tamu undangan penting, pengisi acara , dan semua pendukung yang terlibat.
  1. Saat Pelaksanaan
·         Prosedur registrasi
Prosedur registrasi berlangsung dengan baik dan terencana, teradapat dua meja yang sudah diatur berdasarkan jeis tamu undangan, sehingga tidak menyebabkan penumpukan peserta dan acara berlangsung secara kondusif.
·         Media distribusi
Dalam acara yang dilangsungan media sangat lah berperan penting. Dalam hal ini media yang digunakan adalah media cetak, media televisi.
  1. Sesudah Pelaksanaan
·         Transportasi
Tanggung jawab pihak pelaksana bukan hanya saat berlangsungnya acara tetapi juga transportasi yang menjamin tamu undangan dapat kembali ke tujuannya masing. Dalam pelaksanaan acara tersebut kami disediakan transportasi yang memadai dan nyaman. Karena pihak STP Sahid pun ikut ambil andil dalam keberhasilan acara. Hal ini merupukan salah satu bentuk kerjasama yang baik.
Dan bila ditinjau dari mekanisme penyelenggaraan acara, terdapat hal –hal yang sangat penting dan membutuhkan perencanaan yang matang, yaitu :
1.      Venue
·         Tata Panggung
Tata Panggung didesain dengan apik dan menarik, dengan warna dasar kuning dan terdapat lambing sapta pesona dan juga umbul – umbul acara yang sedang terselenggara. Disediakan pula podium untuk para pembicara yang diletakan pada sudut kanan bawah panngung.
·         Tata Kursi
Penataan kursi disusun sesuai dengan penataan panggung yang disusun sedemikian rupa dengan tipe teater dengan penyusunan delapan buah kursi di tiap barisannya. Dengan posisi bangku lurus menghadap arah panggung dan kursi VIP pada barisan terdepan.
·         Tata Cahaya
Penataan cahaya pun dirancang dengan baik dan rapi, baik didalam ruangan, sisi dinding maupun penataan cahaya di panggung yang mendukung suasana nyaman dan menciptakan atmosfer yang sesuai dengan tema acara yang sedang berlangsung.
·         Tata Suara dan Visual
Terdapat tim ahli yang khusus mengatur penataan suara dan visual, karena dua hal ini saling terkait dan tidak harus diatur oleh tenaga ahli. Pada acara ini terdapat meja khusus yang dipergunakan sebagai pusat pengaturan. Sehingga dari awal hingga akhir acara semua berjalan dengan lancar dan hanya terdapat sedikit kesalahan teknis yang secara sigap bias teratasi dengan cepat.
2.      Peserta
Peserta dan tamu undangan yang menghadiri acara tersebut juga telah terdaftar sehingga mudah sejak proses registrasi sampai selesai acara. Penataan kursi juga telah disesuaikan dengan jenis tamu dan jumlah tamu undangan.
3.      Panitia
Panitia terlihat selalu melaksanakan kordinasi dengan baik, dan saya sempat melihat proses mereka melaksanakan gladiresik, dan setiap saat melakukan kordinasi sesuai dengan jadwal acara yang telah disusun sebelumnya.
4.      Susunan Acara
·         Penyusunan acara berupa rundown acara telah dipersiapankan secara matang sehingga acara berjalan lancar selama dua jam. Diwaktu yang singkat itu dapat diisi secara maksimal dan tidak terdapat kesalahan karena

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan
  1. Acara ini sangatlah bermanfaat bagi mahasiswa STP Sahid sebagai ilmu yang nantinya digunakan saat menjalankan suatu event.
  2. Membentuk mahasiswa menjadi lebih kritis dan memiliki pandangan luas karena bentuk kegiatan dengan studi lapangan tingkat efektifitsnya tergantung kepada sudut pandang masing – masing.
  3. Kegiatan studi lapangan berperan penting dalam pembelajaran mahasiswa secara langsung, tidak terpaku pada meteri yang diberikan tetapi juga terdapat gambaran langsung atas ilmu yang dimiliki sehingga pembelajaran lebih efektif.

Saran
  1. Diselengarakannya sistem pengajaran seperti ini secara berkala sebagai bentuk variasi pemberian materi, karena dirasa sistem ini lebih efektif dibangdingkan harus terpaku dengan materi tertulis.
  2. Diperluasnya jaringan dalam pelaksanaan studi lapangan terkait, sehingga tidak hanya berpacu pada satu jenis acara tetapi berbagai jenis , sehingga masasiswa bisa membandingkan dan menelaah lebih jauh lagi.
  3. Pengimpmentasian berdasarkan hasil studi lapangan dengan cara membuat dan mengatur sebuah event.

LAMPIRAN
           


            

Tugas M.I.C.E 1


TUGAS M.I.C.E 1

Merlin mol convention centre terletak di kota Bandung, yang memiliki fasilitas sebagai berikut :
•          Parking space avaliable for 200 cars
•          Room numbers 320 rooms
•          Food and Beverages Service : Coffee shop, Gourmet Restaurant, Bar.
•          Other Services : Swimming Fool, Banquet Rooms, Function Rooms (Bali Room, Seram Room, Flores Room), fasilitas bank, money changer, telecomunication service, shopping centre
Sejauh ini telah dilaksanakan berbagai konvensi skala internasional dan nasional. Adapun pelayanan Pre, During and Post Conference Tours terbatas bagi atraksi-atraksi wisata di Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Saudara diminta untuk memberikan pendapat tentang fasilitas dan pelayanan konvensi yang harus disediakan bagi pangsa pasar Merlin Mol.


Buatlah analisa kebutuhan fasilitas dan pelayanan yang ada saat ini serta kebutuhan masa yang akan datang (forecasting)

Analisis :
Berdasarkan ilmu penyelenggaraan konvensi ada beberapa komponen penting yang tidak dapat diabaikan dan semuanya memiliki hubungan yang membentuk suatu sistem perencanaan agar konvensi dapat berjalan dengan lancar. Fasilitas yang memadai adalah aspek terpenting bagi Merlin Mol agar mampu memenuhi pangsa pasarnya. Fasilitas yang memadai harus didukung oleh pelayanan yang baik pula agar tercintanya kepuasan bagi setiap pelanggan yang menyelenggarakan acara di Merlin Mol.
Berikut adalah analisa tentang fasilitas  yang dimiliki Marlin Mol
            Fasilitas yang dimiliki, yaitu :
•         Parking space avaliable for 200 cars
•         Room numbers 320 rooms
•         Food and Beverages Service : Coffee shop, Gourmet Restaurant, Bar.
•         Other Services : Swimming Fool, Banquet Rooms, Function Rooms (Bali Room, Seram Room, Flores Room), fasilitas bank, money changer, telecomunication service, shopping centre
Sejauh ini telah dilaksanakan berbagai konvensi skala internasional dan nasional. Adapun pelayanan Pre, During and Post Conference Tours terbatas bagi atraksi-atraksi wisata di Jawa Barat dan DKI Jakarta
Berdasarkan keterangan yang diberikan kekurangan yang terdapat adalah terbatasnya atraksi – atraksi wisata di Jawa Barat dan DKI Jakarta, dan hal itu lah yang harus pihak Merlin Mol atasi. Untuk convension center yang sudah pernah melakukan konvensi skala internasional hal – hal yang harus diciptakan ada beberapa hal.
Pertama, hiburan berupa atraksi lokal merupakan nilai tambah yang sangat dibutuhkan untuk memberikan penilaian berbeda dan dapat menjadi ciri khas yang menjadi keunggulan Merlin Mol dalam menghadapi persaingan dengan Convension center yang serupa. Persaingan adalah hal yang tak bias diabaikan dimasa sekarang, sehingga pihak Merlin Mol harus memiliki perbedaan dan ciri khas. Berdasarkan ilmu analisa S.W.O.T terdapat bagian dimana kelemahan yang dimiliki harus dapat diatasi dan menjadikan kelemahan itu menjadi kekuatan apabila ditangani dan diselesaikan secara serius dan maksimal. Karena bila dianalisa berdasaran fasilitas yang dimiliki hamper seluruh convension center yang berdini sudah pasti memiliki fasilitas yang memadai sama seperti Merlin Mol Convension Center.
            Kedua, selain aspek pembentukan ciri khas, pelayanan lah yang harus ditingkatkan karena pelayanan tergantung kepada sumber daya manusia yang ada, dimana sumber daya manusia yang dimiliki tiap convension center pastinya berbeda. Tenaga profesional adalah mutlak dimiliki untuk Merlin Mol sebagai salah satu cara agar banyak instansi maupun persahaan local maupun internasional memutuskan untuk menjalin kerja sama, dan tidak menutup kemungkinan atas kepuasan yang didapatkan dapat membentuk kerjasama yang bersifat permanen.
            Ketiga ditinjau dari fasilitas di Marlin Mol sudah terdapat fasilitas – fasilitas utama yang dapat memenuhi kebutuhan para pengunjung. Namun harus diperhatikan pemeliharaan dan detail – detail ditiap sudutnya. Contohnya adalah melaksanakan general cleaning ditiap venue sebelum diselenggarakannya event tersebut. Sehingga hal – hal kecil tersebut benar – benar diperhatikan oleh pihak managemen yang akan mempengaruhi kepuasan pihak penyelenggara, selain itu fasitilas pendukung yang menjadi akses para pihak penyelenggara dan peserta seperti akses pintu masuk, lift, toilet dan fasilitas pendukung lainnya.

Sehingga dapat disimpulkan untuk masa sekarang pemeliharaan fasilitas lah yang harus diperhatikan oleh pihak managemen, sedangkan untuk masa yang akan datang adalah peningkatan pelayanan dan membentuk ciri khas untuk menghadapi persaingan.

Monday, September 24, 2012

Tugas MSDM 1

1. Hal - hal apa saja yang dipersiapkan oleh HRD pada tahap seleksi tenaga kerja?
2. Carilah indikator orang - orang yang produktif dalam bekerja !

Jawab :

1. Berikut adalah tahapan suatu proses seleksi dalam sebuah lowongan kerja:
  1. Proses Seleksi Administrasi: adalah awal proses dimana sebuah surat lamaran kerja diteliti kelengkapan administrasi dan persyaratannya. Dalam proses ini apabila surat lamaran tidak lengkap atau dengan kata lain tidak melampirkan persyaratan yang diminta maka lamaran tersebut otomatis tidak diproses lebih lanjut. Dalam proses seleksi yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar atau yang menggunakan pihak ketiga atau konsultan maka proses ini menjadi lebih sangat ketat. Tips: Jangan abaikan semua kelengkapan persyaratan yang dibutuhkan dalam mengajukan surat lamaran.
  2. Proses Tes Seleksi: adalah proses dimana sebuah lamaran dinyatakan layak untuk dipanggil dan mengikuti tahapan selanjutnya yaitu berupa rangkaian Tes. Bagi posisi atau jabatan2 yang khas yang membutuhkan pengetahuan atau skill tertentu biasanya dilakukan Tes yang yang berkaitan dengan skillnya tersebut. Namun bila tidak maka biasanya pelamar akan menjalani rangkaian Test Pengetahuan Umum & Bahasa Inggris atau Dasar-dasar komputer, dan selanjutnya Psikotest. Seluruh rangkaian tes ini bertujuan untuk menyaring kandidat pelamar yang benar-benar memenuhi kualifikasi yang ditetapkan oleh perusahaan. Tips: Persiapan diri dan latihan yang baik akan sangat membantu saat melalui tes atau psikotest
  3. Proses Wawancara dengan Psikolog: biasanya wawancara akan dilakukan setelah kita mengikuti psikotest. Wawancara dengan psikolog adalah untuk menggali sisi sisi kepribadian dan sikap kita. Hasil wawancara akan melengkapi hasil-hasil tes secara keseluruhan
  4. Proses Tes Kesehatan: Bila pelamar telah lolos rangkain test dan rekomendasi dari hasil psikotes, maka saat ini biasanya beberapa perusahaan besar menghendaki calon karyawannya melalui tes kesehatan. Hal ini dilakukan untuk menyaring pelamar dari penyakit yang berat misalnya Hepatitis B, Jantung, TBC atau keterkaitan dengan Narkoba.
  5. Proses Wawancara dengan User: Ini adalah proses terakhir dari rangkaian seleksi penerimaan karyawan. Wawancara ini bertujuan agar user dapat mengenal lebih dekat sebelum memutuskan calon karyawan tersebut layak atau tidak bekerja diperusahaan. Biasanya dalam proses ini, bukan hanya yang terbaik tapi juga yang dianggap dapat fit dalam organisasi perusahaan, proses ini biasanya mengedepankan unsur subjektivitas daripada objektivitas. Jika anda gagal dalam proses ini bukan berarti anda jelek, jadi tetap optimis untuk ikut proses ditempat lain. Untuk sampai pada tahap wawancara dengan user, anda sudah luar biasa dan berhasil menyisihkan ratusan bahkan ribuan pelamar lainnya.
2. Orang produktif yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Berjiwa transparan, karena orang yang produktif berkeinginan maju, terbuka, dan berupaya instropeksi diri.
2. Memegang amanah, bermakna seseorang bisa dipercaya dan bertanggung jawab. Sebab dirinya selalu berupaya lebih baik dan lebih baik lagi.
3. Cerdas / kreatif, selalu berupaya untuk bisa beradaptasi dan mempertahankan eksistensi untuk menghadapi perubahan-perubahan.
4. Berjiwa enterpreunership. Orang yang produktif pada umumnya
berjiwa mandiri dan tidak bergantung pada orang lain, rasional, dan inovatif
5. Sportif, berani mengoreksi dan dikoreksi oleh orang lain, serta mengakui keberadaan orang lain.
6. Disiplin. Orang yang produktif senantiasa menghargai waktu dan peraturan.
7. Kooperatif. Orang yang produktif menyadari bahwa dalam bekerja butuh orang lain dan kerja sama yang baik.