LAPORAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KEMENTRIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF
JENIS KEGIATAN
Kegiatan yang diselenggarakan dapat digolongkan
ke dalam bentuk konvensi dengan nama acara ”Penghargaan Toilet Bersih Taman
Rekreasi Buatan”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan
Ekonomi Kreatif bekerjasama dengan Asosiasi Toilet Indonesia, media televisi
dan berbagai pihak pendukung. Acara tersebut berupa penganugerahan yang
diberikan sebagai apresiasi terhadap pihak – pihak pengelola taman rekreasi di
seluruh Indonesia. Dimana penilaian dan penghargaan tersebut diberikan kepada
taman – taman rekreasi yang memiliki toilet yang bersih. Sebagai bahan
pertimbangan bahwa toilet adalah fasilitas penunjung yang berperan penting
dalam setiap taman rekreasi sebagai sarana yang diberikan kepada pengunjung.
WAKTU DAN TEMPAT
Kegiatan Penghargaan Toilet Bersih Taman Rekreasi
ini dilakansanakan pada 27 September 2012, diselenggarakan oleh pihak Kementian
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang
bekerja sama dengan STP Sahid sebagai undangan. Bertempat di gedung sapta
pesona, Balairung Convension Center.
Untuk kegiatan penghargaan
sendiri diadakan pada pukul 14.00 wib, yang diikuti oleh enam belas provinsi,
dan terbagi menjadi tiga kategori yaitu, kategori pemerintah, kategori
pemerintah, kategori waterboom dan diakhiri pada pukul 16.00 wib.
PESERTA KEGIATAN
Kegiatan ini diikuti
oleh Naning S. Adiwoso (Ketua Asosiasi Toilet Indonesia –ATI), Eni Budiardjo
(Asosiasi Toilet Indonesia – ATI ), Sudaryatmo (Yayasan Lembaga Konsumen
Indonesia –YLKI ), Gunawan Wibisono (Penghimpuan Usaha Taman Rekreasi –PUTRI),
Hasanudin Harahap (Asosiasi Pengusaha Hiburan Indonesia –ASPEHINDO), Hawwid
Raden (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia –GIPI), Hilda Sabri (Bisnis
Indonesia), Nani Sumaryati (Pemerhati Toilet Indonesia), dan Titiek Ediati
(Pemerhati Toilet Indonesia).
Dan undangan yang
mewakili peserta dari 16 provinsi dengan jumlah 62 taman rekrasi buatan,
beserta undangan dari beberapa sekolah tinggi pariwisata, salah satunya STP
Sahid sebagai bagian pembelajaran mengenai pelaksanaan event yang baik sesuai
dengan materi yang diberikan di bangku perkuliahan. Serta didampingi oleh Perwakilan
Ketua Jurusan Perhotelan.
MAKSUD DAN TUJUAN
Diselenggarakannya
kegiatan ini memiliki maksud dan tujuan utama dalam bidang pendidikan dan kemampuan
mahasiswa untuk membuat event. Sehingga mahasiswa dapat diberikan contoh secara
langsung melalui acara yang dihadiri dan terkait dengan pengimplementasian
materi yang diberikan diperkuliahan.
Selain itu mahasiswa mampu
mengamati komponen apa saja yang harus dipenuhi demi terselenggaranya event
yang baik. Sebab sebagai pekerja profesional dalam bidang perhotelan tidak
hanya ilmu secara teori yang dibutuhkan melainkan praktek secara langsung juga pengalaman
dari berbagai hal yang penting sebagai nilai tambah saat terjun ke industri secara
langsung, terutama ilmu dalam mengadakan event yang akan banyak terselenggara
di hotel.
KEGIATAN ”PENGANUGERAHAN TOILET BERSIH TAMAN REKREASI”
Kementerian
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) khususnya Direktorat Jenderal
Pengembangan Destinasi Pariwisata akan memberi penghargaan Sapta Pesona Toilet
Umum Bersih di Taman Rekreasi Buatan.
Penghargaan ini
melanjutkan dari penghargaan Toilet Umum Bersih yang pernah diraih oleh
Bandara, Museum, dan Kebun Binatang pada tahun 2007 lalu.Tahun ini juri yang
dipercaya untuk menilai toilet umum bersih di antaranya Naning S. Adiwoso
(Ketua Asosiasi Toilet Indonesia –ATI), Eni Budiardjo (Asosiasi Toilet
Indonesia – ATI ), Sudaryatmo (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia –YLKI ),
Gunawan Wibisono (Penghimpuan Usaha Taman Rekreasi –PUTRI), Hasanudin Harahap
(Asosiasi Pengusaha Hiburan Indonesia –ASPEHINDO), Hawwid Raden (Gabungan
Industri Pariwisata Indonesia –GIPI), Hilda Sabri (Bisnis Indonesia), Nani
Sumaryati (Pemerhati Toilet Indonesia), dan Titiek Ediati (Pemerhati Toilet
Indonesia).
Firmansyah Rahim,
Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata mengatakan bahwa penilaian Penghargaan
Sapta Pesona Toilet Umum Bersih ini untuk di taman rekreasi buatan 2012 akan
dimulai dilaksanakan pada 14 Mei 2012 sampai dengan 9 September 2012 di 16
provinsi dengan jumlah 62 taman rekrasi buatan .Sedangkan pemberian Penghargaan
Sapta Pesona Toilet Umum Bersih akan diberikan pada 27 September 2012.
Firmansyah Rahim yang
didampingi Bakri, Direktur Pemberdayaan Masyarakat juga berharap dengan
diselenggarakannya kegiatan Penilaian Toilet Umum Bersih di Taman Rekreasi
Buatan akan mendorong masyarkat untuk lebih peduli dalam menggunakan Toilet
Umum dan kepada para pengelola toilet dituntut agar selalu merawatnya dan
menjaga keberishan dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kepada paea
wisatawab baiki dosmetik maupun mancannegara.
Sementara Sudaryato
dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menambahkan kenapa YLKI ikut
dilibatkan sebagai juri, karena YLKI sering menampung pengaduan masyarakat
terkait pelayanan toilet umum. Jadi YLKI punya data untuk penilaian terhadap
toilet umum, tidak sebatas pada nilai kebersihan, tapi juga tentang perawatan
hingga desainnya.
Berdasarkan sumber diatas, berdasarkan materi yang diajarkan, dan studi
langsung yang penulis lakukan berikut adalah aspek – aspek yang harus
diperhatikan dalam keberhasilan acara terkait, yaitu :
- Sebelum Pelaksanaan
·
Pemilihan pembicara
Pembicara yang hadir diantaranya adalah :
a) Naning S. Adiwoso (Ketua Asosiasi Toilet Indonesia –ATI)
b) Eni Budiardjo (Asosiasi Toilet Indonesia – ATI ), Sudaryatmo (Yayasan
Lembaga Konsumen Indonesia –YLKI ),
c) Gunawan Wibisono (Penghimpuan Usaha Taman Rekreasi –PUTRI),
d) Hasanudin Harahap (Asosiasi Pengusaha Hiburan Indonesia –ASPEHINDO),
e) Hawwid Raden (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia –GIPI),
f) Hilda Sabri (Bisnis Indonesia), Nani Sumaryati (Pemerhati Toilet
Indonesia), dan
g) Titiek Ediati (Pemerhati Toilet Indonesia).
·
Komunikasi yang tepat
·
Konfirmasi
Dalam acara terkait aspek – aspek ini sudah terpenuhi sehingga saat
acara berlangsung terlihat persiapan
yang matang, dimana semua undangan menghadiri acara ini, baik undangan yang
bersifat biasa maupun tamu undangan penting, pengisi acara , dan semua
pendukung yang terlibat.
- Saat Pelaksanaan
·
Prosedur registrasi
Prosedur registrasi
berlangsung dengan baik dan terencana, teradapat dua meja yang sudah diatur
berdasarkan jeis tamu undangan, sehingga tidak menyebabkan penumpukan peserta
dan acara berlangsung secara kondusif.
·
Media distribusi
Dalam acara yang
dilangsungan media sangat lah berperan penting. Dalam hal ini media yang
digunakan adalah media cetak, media televisi.
- Sesudah Pelaksanaan
·
Transportasi
Tanggung jawab pihak
pelaksana bukan hanya saat berlangsungnya acara tetapi juga transportasi yang
menjamin tamu undangan dapat kembali ke tujuannya masing. Dalam pelaksanaan
acara tersebut kami disediakan transportasi yang memadai dan nyaman. Karena pihak
STP Sahid pun ikut ambil andil dalam keberhasilan acara. Hal ini merupukan
salah satu bentuk kerjasama yang baik.
Dan bila ditinjau dari mekanisme penyelenggaraan acara, terdapat hal –hal
yang sangat penting dan membutuhkan perencanaan yang matang, yaitu :
1.
Venue
·
Tata Panggung
Tata Panggung didesain
dengan apik dan menarik, dengan warna dasar kuning dan terdapat lambing sapta
pesona dan juga umbul – umbul acara yang sedang terselenggara. Disediakan pula
podium untuk para pembicara yang diletakan pada sudut kanan bawah panngung.
·
Tata Kursi
Penataan kursi
disusun sesuai dengan penataan panggung yang disusun sedemikian rupa dengan
tipe teater dengan penyusunan delapan buah kursi di tiap barisannya. Dengan
posisi bangku lurus menghadap arah panggung dan kursi VIP pada barisan
terdepan.
·
Tata Cahaya
Penataan cahaya pun
dirancang dengan baik dan rapi, baik didalam ruangan, sisi dinding maupun
penataan cahaya di panggung yang mendukung suasana nyaman dan menciptakan
atmosfer yang sesuai dengan tema acara yang sedang berlangsung.
·
Tata Suara dan Visual
Terdapat tim ahli
yang khusus mengatur penataan suara dan visual, karena dua hal ini saling
terkait dan tidak harus diatur oleh tenaga ahli. Pada acara ini terdapat meja khusus
yang dipergunakan sebagai pusat pengaturan. Sehingga dari awal hingga akhir
acara semua berjalan dengan lancar dan hanya terdapat sedikit kesalahan teknis
yang secara sigap bias teratasi dengan cepat.
2.
Peserta
Peserta dan tamu
undangan yang menghadiri acara tersebut juga telah terdaftar sehingga mudah
sejak proses registrasi sampai selesai acara. Penataan kursi juga telah
disesuaikan dengan jenis tamu dan jumlah tamu undangan.
3.
Panitia
Panitia terlihat
selalu melaksanakan kordinasi dengan baik, dan saya sempat melihat proses
mereka melaksanakan gladiresik, dan setiap saat melakukan kordinasi sesuai
dengan jadwal acara yang telah disusun sebelumnya.
4.
Susunan Acara
·
Penyusunan acara berupa rundown acara
telah dipersiapankan secara matang sehingga acara berjalan lancar selama dua
jam. Diwaktu yang singkat itu dapat diisi secara maksimal dan tidak terdapat
kesalahan karena
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
- Acara ini sangatlah bermanfaat bagi mahasiswa STP
Sahid sebagai ilmu yang nantinya digunakan saat menjalankan suatu event.
- Membentuk mahasiswa menjadi lebih kritis dan memiliki
pandangan luas karena bentuk kegiatan dengan studi lapangan tingkat
efektifitsnya tergantung kepada sudut pandang masing – masing.
- Kegiatan
studi lapangan berperan penting dalam pembelajaran mahasiswa secara
langsung, tidak terpaku pada meteri yang diberikan tetapi juga terdapat
gambaran langsung atas ilmu yang dimiliki sehingga pembelajaran lebih
efektif.
Saran
- Diselengarakannya sistem pengajaran seperti ini
secara berkala sebagai bentuk variasi pemberian materi, karena dirasa
sistem ini lebih efektif dibangdingkan harus terpaku dengan materi
tertulis.
- Diperluasnya jaringan dalam pelaksanaan studi
lapangan terkait, sehingga tidak hanya berpacu pada satu jenis acara
tetapi berbagai jenis , sehingga masasiswa bisa membandingkan dan menelaah
lebih jauh lagi.
- Pengimpmentasian berdasarkan hasil studi lapangan
dengan cara membuat dan mengatur sebuah event.
LAMPIRAN

